Bagaimana Data Akun Facebook Kita Bocor dan Pencegahannya

Bagaimana Data Akun Facebook Kita Bocor dan Pencegahannya


Belakangan ini banyak sekali berita yang membincangkan tentang Facebook yang telah menjual data penggunanya, bahkan total data pengguna yang telah dijual sebanyak 50 Juta.

Di Indonesia sendiri ada sekitar 1 Juta akun yang terkena dampaknya, dan hal ini membuat warga Indonesia merasa khawatir apakah akunnya juga terkena atau tidak.

Sedikit informasi yang saya dapatkan dari beberapa portal berita di Internet bahwa yang menjual data para pengguna facebook tersebut bukanlah Mark Zuckerberg melainkan seseorang yang bernama Aleksandr Kogan.

Kogan ini menjual data akun pengguna facebook kepada Cambridge Analityca untuk kepentingan pribadi dan Kogan dibayar US$800.000.

Di artikel ini saya tidak ingin membahas tentang berita ini lebih dalam, tetapi yang saya ingin bahas adalah Bagaimana Akun Data Kita Bisa Bocor ?

Inilah pokok yang sebenarnya dan akan saya bahas didalam artikel ini, dan juga saya akan memberitahukan kepada anda cara agar akun Facebook anda aman.

Seperti yang saya katakan bahwa yang mengambil data akun Facebook kita adalah orang bernama Aleksandr Kogan, dia bisa mendapatkan akses menuju akun kamu menggunakan aplikasi yang dia gunakan.

Jadi aplikasi tersebut sejenis aplikasi untuk mensurvei psikologi kamu (tidak diketahui apa nama aplikasinya).

Tetapi agar kamu bisa menggunakan aplikasi tersebut kamu harus membuka (menonaktifkan) pengaturan privasi diakun kamu. Nah dari sinilah dia bisa mendapatkan data akun milikmu, dan setelah dia mendapatkan data tersebut diapun menjual data kamu kepada Cambridge Analityca.

Jadi bisa saya katakan bahwa tanpa sengaja kamu sendirilah yang memberikan data akun kamu, karena kalau kamu tidak membuka pengaturan privasi diakun kamu, pasti mereka tidak akan bisa mengambil data akun kamu.

Bisa saya katakan cara kerjanya seperti ini, kamu memiliki sebuah rumah dengan keamanan tinggi tetapi pintu rumahmu dibiarkan terbuka pada malam hari sementara kamu pergi, sehingga maling yang tadinya tidak bisa masuk kerumahmu dapat dengan leluasa masuk dan mengambil barang - barang kamu.

Itulah yang menyebabkan data akun kamu dapat diambil, dan digunakan untuk kepentingan pribadi.

Karena semua yang terjadi didunia maya/IT adalah berdasar pada "Sebab-Akibat", contohnya Sebab kamu membiarkan rumah terbuka, Akibatnya barang - barangmu diambil, jadi tidak akan ada Akibat tanpa Sebab

Jadi bisa saya katakan 50 juta data akun yang bocor tersebut adalah karena para pemilik akun tidak hati - hati dalam menggunakan facebook, dan hal ini bisa kita katakan sebagai tindakan Hacking/ Cyber Crime.

Cara Mencegah Data Akun Bocor


Hanya ada 2 cara untuk mencegah Data Akun kamu bocor. Tetapi cara yang paling manjur adalah dengan "Berhati - hati", dan cara kedua adalah menambahkan keamanan ekstra untuk akun kamu.

Kamu tidak salah, karena memang hanya itu cara yang paling ampuh, percuma kamu memberikan keamanan ekstra untuk akun kamu karena kalau kamu tidak Berhati - hati semua fitur keamanan tersebut tidak ada gunanya.

Tetapi kamu juga harus tetap memasang keamanan ekstra untuk akun kamu, dan facebook juga sudah memiliki banyak fitur untuk menjaga keamanan akun pengguna, jadi kamu hanya tinggal menggunakan fitur keamanan tersebut.

Jadi mulai dari sekarang saya meminta kepada kamu untuk selalu berhati - hati berselancar di Internet, jangan sampai melakukan sesuatu yang bahkan kamu tidak tahu apa yang kamu lakukan.

Karena dunia maya juga memiliki sisi negatif dan jangan sampai masuk kedalam sisi negatif tersebut, karena sekali kamu masuk maka akan susah untuk keluar dari situ.

Itu saja opini saya untuk artikel kali ini, jika kamu memiliki masukan untuk artikel ini atau jika ada kesalahan dalam artikel ini kamu bisa mengatakannya melalui kolom komentar yang ada dibawah.

0 Response to "Bagaimana Data Akun Facebook Kita Bocor dan Pencegahannya"

Posting Komentar

Jika ingin berkomentar, silahkan untuk berkomentar dengan menggunakan bahasa yang SOPAN

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel