5 Ciri Pembeda Juru Parkir Resmi dengan Juru Parkir Liar

Ciri - Ciri Juru Parkir Resmi


Juru Parkir adalah seseorang yang bertugas menata parkir dan juga menjaga kendaraan yang parkir, sehingga keamanan kendaraan tersebut menjadi lebih terjamin.

Juru Parkir sendiri berada dibawah naungan Dishub, jadi yang bertanggung jawab atas juru parkir ini adalah dishub sendiri.

Tetapi juru parkir di Indonesia ada 2 tipe, yaitu Juru Parkir Resmi dan Juru Parkir Liar, juru parkir resmi ini berada dibawah naungan Dishub, tetapi untuk juru parkir liar mereka tidak dinaungi institusi manapun.

Pada artikel ini saya akan memberitahukan kepada kamu 5 ciri pembeda antara juru parkir resmi dan juru parkir liar.

5 Ciri Pembeda Antara Juru Parkir Resmi dan Juru Parkir Liar


1. Seragam Yang Digunakan


Juru Parkir juga memiliki seragam dinas mereka, sama seperti institusi pemerintahan lainnya, tetapi seragam Juru Parkir itu berbeda - beda.

Kalau biasanya seragam institusi pemerintahan sama disetiap daerah, berbeda dengan seragam Juru Parkir, karena seragam mereka tidak selalu sama disetiap daerah.

Walaupun warna seragam Juru Parkir resmi dishub kebanyakan berwarna biru, tetapi ada juga juru parkir yang memakai seragam bukan berwarna biru dan mereka adalah Juru Parkir Resmi.

Tetapi kita tidak bisa langsung berfikir kalau semua juru parkir yang menggunakan seragam parkir adalah juru parkir resmi, walaupun diseragam mereka ada tertulis DISHUB.

Karena juru parkir liar begitu pintar dalam menipu, mereka akan menggunakan berbagai cara agar terlihat seperti juru parkir resmi padahal mereka adalah juru parkir liar.

Karena itu point ini belum bisa dijadikan patokan untuk membedakan juru parkir resmi dengan juru parkir liar.

2. Kartu Identitas


Setiap juru parkir resmi memiliki kartu identitas yang didapatkan dari dishub, dan biasanya kartu identitas ini diletakkan dibagian paling atas sebelah kiri.

Saat parkir sebaiknya kamu melihat juru parkirnya apakah mereka menggunakan sebuah kartu identitas yang ada lambang atau tulisan dishubnya.

Kalau kamu menemukan seorang juru parkir yang tidak menggunakan kartu identitas, tidak ada salahnya kamu menanyakannya mungkin saja mereka meninggalkannya.


Tetapi ketika kamu menanyakannya dan mereka menjawab dengan nada seakan marah, besar kemungkinan mereka bukanlah juru parkir resmi dishub.

Point ini bisa kamu jadikan patokan, walaupun begitu tetap saja masih ada juru parkir liar yang menggunakan kartu identitas palsu, jadi harus sedikit berhati - hati.

3. Karcis


Hal ini jarang dimiliki oleh juru parkir liar, yaitu sebuah karcis, karena jika mereka menggunakan karcis itu akan memakan biaya lagi untuk membuatnya.

Tetapi masih ada juga juru parkir liar yang menggunakan karcis palsu, hanya untuk memperlihatkan seakan - akan mereka adalah seorang juru parkir resmi.

Juru Parkir Resmi selalu memiliki karcis, karcis ini diberikan oleh dishub kepada mereka untuk menandakan seseorang dengan kendaraannya, agar meminimalkan terjadinya pencurian.

Karena jika kamu ingin mengambil kendaraanmu, tetapi kartu parkir yang diberikan hilang, maka juru parkir tersebut akan meminta identitas ataupun bukti bahwa kendaraan tersebut adalah milikmu.

Karcis yang dimiliki oleh juru parkir resmi juga tidak sembarang karcis, karena karcis tersebut memiliki ciri sebagai berikut :
  • Memiliki No.Seri, setiap karcis resmi memiliki nomor seri, dan nomor ini berbeda - beda pada tiap - tiap karcis, jadi tidak ada kartu yang memiliki nomor seri yang sama.

  • Memiliki Barcode, setiap karcis resmi memiliki barcode batang pada setiap karcis yang diberikan.

  • Memiliki Lubang Perporasi, mungkin kamu tidak tahu apa itu lubang perporasi, itu adalah lubang timbul yang ada dikarcis tersebut dan biasanya berbentuk angka atau huruf.

    Jadi lubang perporasi itu seperti kumpulan lubang timbul yang membentuk angka atau huruf, dan jika disentuh maka seperti ada sesuatu yang timbul.

  • Memiliki 2 Karcis, maksud saya disini, karcis tersebut ada 2 jadi satu untuk kamu pegang dan satunya lagi dipegang oleh petugas juru parkir tersebut.

4. Juru Parkir Liar Memiliki Tempat Parkir Legal


Jika kamu dipaksa oleh seorang juru parkir untuk parkir dipinggir jalan ataupun ditempat - tempat yang melanggar hukum, bisa dipastikan juru parkir tersebut adalah juru parkir liar.
Oleh karena itu jangan mau kendaraan kamu diparkirkan dipinggir jalan, terlebih disitu ada rambu dilarang parkir, karena jika ketahuan oleh dishub kendaraan kamu akan ditilang ataupun diamankan.

Karena seorang juru parkir resmi memiliki tempat untuk memarkirkan kendaraan, dan jikapun mereka memarkirkan kendaraan dipinggir jalan, berarti tempat tersebut memang disediakan untuk lahan parkir.

5. Tanyakan Pada Juru Parkir Langsung


Hal ini adalah hal yang paling saya rekomendasikan agar kamu tidak tertipu oleh seorang juru parkir liar.

Yang kamu perlu lakukan hanya menanyakan kepada juru parkir tersebut apakah mereka juru parkir resmi atau juru parkir liar.

Jika mereka menjawab bahwa mereka adalah juru parkir resmi jangan langsung percaya, kamu harus menanyakan sesuatu yang kamu anggap janggal pada mereka.

Misalnya juru parkir tersebut tidak memakai seragam dan kartu identitas, kamu tanyakan mengapa mereka tidak memakainya.

Juru parkir liar biasanya akan menjawab dengan nada tinggi dan menyuruh kamu untuk pergi, saran saya sebaiknya kamu pergi saja karena tidak ada gunanya parkir ditempat parkir liar.

Jika kamu memiliki masukan atau jika ada kesalahan didalam artikel ini kamu bisa memberitahukannya melalui kolom komentar yang ada dibawah.

2 Responses to "5 Ciri Pembeda Juru Parkir Resmi dengan Juru Parkir Liar"

  1. Saya ingin tanyakan. Kalo kita nunggu kendaraan kita sendiri. Dan mereka membilang bahwasanya mereka juru parkir resmi. Dan mereka tetap meminta dengan cara paksa, itu bagaimana??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat saja itu sebagai pelajaran supaya tidak lagi nunggu ditempat tersebut, dan juru parkir di Indonesia itu kebanyakan bukan yang resmi, jadi harap maklum.

      Hapus

Jika ingin berkomentar, silahkan untuk berkomentar dengan menggunakan bahasa yang SOPAN

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel